Oktober 11, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Tidak terasa sudah setahun yang lalu ada satu acara karaoke keluarga yang sangat memikat dan tidak terlupakan?
WAROM (itu kata alm Pak Tochidi)?
Karena kami semua terpana dan terkaget-kaget ketika intro lagu “SMS” mulai berkumandang, tiba-tiba bu dokter cantik (Inong) berdiri dan berjoget ngga kalah dibandingkan Inul Daratista. Wah…, ternyata Inong Daratizta tidak kalah dengan Inul.
Untung saja kamera dijital di saku bisa merekam video dan memorinya masih tersisa banyak, sehingga moment indah tersebut sempat diabadikan. Videonya masih tersimpan aman untuk kita putar dan kita lihat (lagi) sama-sama. Namun, sampai sekarang saya belum tega untuk meng-upload-nya di Youtube.

Ditulis dalam Catatan Harian | Bertanda karaoke keluarga | 3 Komentar »
Oktober 7, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Berkat berbagai dukungan dan kemudahan yang disediakan Mas Ogie, keluarga besar BETEEGA bisa berlibur ke Ancol pada tanggal 14-15 Juli 3 tahun yang lalu. Acaranya mulai dengan pertemuan di Dufan, ngasuh anak-anak di Dufan sepuasnya, malam harinya acara bakar-bakar, ngobrol dan nyanyi-nyanyi. Beberapa keluarga hanya bisa bergabung di dalam hari saja, sementara sebagian besar menginap di Ancol. Besok paginya diisi dengan acara naik sepeda, berenang, dan tentunya makan lagi! Sebagian yang lainnya hanya bisa bergabung di pagi hari sampai siang. Thanks maz Ogie, kapan mau support kita ke pulau Seribu?


Ditulis dalam Catatan Harian, Foto | Bertanda ancol, beteega, sman 3 bandung | 4 Komentar »
Oktober 6, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Ini foto suasana perpustakaan SMAN 3 Bandung jaman kita masih sekolah disana. Semoga saat ini sudah jauh lebih baik. Mungkin kita bisa melakukan sesuatu untuk memperkaya koleksi buku di SMAN 3 ???

Ditulis dalam Foto Jadul | Bertanda perpustakaan, sman 3 bandung | 8 Komentar »
Oktober 5, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Hidup memang berjalan sangat cepat! Rasanya baru kemarin kita meninggalkan SMA, saat ini sebagian diantara kita sudah mempunyai anak yang sudah memasuki bangku kuliah. Icke dan Hari adalah termasuk kloter pertama yang mempunyai anak-anak paling besar di antara kita. Selain anaknya Didoth dan Arif (siapa lagi ya?), Lyla, putri pertama Icke baru lulus dari SMA 3 Bandung dan mendapat beasiswa untuk meneruskan studinya ke Jepang.
Minggu, 21 September 2008 kemarin, kita diundang ke acara buka bersama, syukuran keberangkatan Lyla. Seperti biasa, acara dimulai dengan haha-hehe bernostalgia, baik kita maupun sobat-sobatnya Lyla. Lalu buka bersama. Unang yang memang berpengalaman menjadi pembina kesenian di suatu tempat antusias menyanyikan beberapa lagu! Hebat Nang! Aya kamajuan maneh euy! Termasuk Lyla, menyanyikan sebuah lagu yang membuat semua penonton terdiam lalu bertepuk tangan setelah lagu selesai sambil berteriak: “More! More!
Akhirnya sampailah pada acara paling penting, pembacaan pesan dari ayah, bunda, adik tercinta, Om, tante, dan kerabat semuanya! Keluar deh film bolywoodnya! Sebagian besar yang hadir menitikan air mata, terutama adiknya Lyla!

Lyla, Om dan Tante semua mendoakan, semoga Lyla sehat, happy, semangat, dan sukses disana! Semoga segera menyusul beteega-beteega junior lainnya seperti Lyla!
Salam hangat dari Indonesia!
Ditulis dalam Uncategorized | 5 Komentar »
Oktober 5, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Pada acara syukuran atas kebahagiaan putri pertama ibu Icke dan Pak Hari yang mendapat beasiswa untuk melanjutkan sekolah ke Jepang, Unang dan Nday datang juga. Mereka jadi perhatian semua keluarga BETEEGA. Yang pasti, semua “sono asli” (bukan sono pisan) karena dalam beberapa pertemuan, mereka berdua jarang sekali terlihat, terutama sang mantan ketua OSIS, Unang tea.
Nday yang datang bersama Unang tampak lesu. Kelihatan sekali dari wajahnya dan semangat bicaranya yang kurang bersemangat seperti Nday yang biasa kita kenal. Nday memang sedang tidak sehat! Tampaknya perlu langkah-langkah inovatif dan breakthrough untuk membangkitkan kembali semangatnya agar menjadi Nday ceria yang kita kenal dari dulu. Semoga cepat sembuh Nday!

Ditulis dalam Catatan Harian | 7 Komentar »
April 16, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Dalam sebagian komentar di blog ini, ada perbicangan seperti ini:
Icke:
kalau menurut perkiraan bu Udutz, Udin emang rada kesulitan mengenali atau mengidentifikasi orang berdasarkan wajahnya (bahkan termasuk wajahnya sendiri), karena profesinya mungkin ya, seperti juga SPOG2 lainnya, kayaknya Udin lebih cepat tanggap dalam mengidentifikasi orang berdasarkan kenampakan bagian bawah orang…., kalau lebih spesifiknya Udin sendiri yang bisa cerita.
Hab:
Ha..ha…ha…ha..
klo gitu sebaiknya cep AA mencoba menampilkan foto warga beteega yang “bottomless”.
Kira2 udin paling hapal sama siapa yach…?(he…he… 
Klo hab mah paling apal sama unang, tampak belakang “poek mongkleng”….tampak depannya “rumah kurcaci”.
AA:
Nah, saya kasih satu foto….., mudah-mudahan Udin bisa menebak semua orang tidak dari wajahnya…., tapi dari profil belakangnya yang mungkin lebih mengenalinya buat Udin. Tentunya yang lain boleh ikut menebak juga!

Ditulis dalam Foto | 14 Komentar »
April 11, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Darsono, Wardi, Sugeng dan Jono janjian mengadakan reuni di Restoran yang ada tempat Karaokenya. Sambil makan, mereka berempat ber-bincang2 sambil bernostalgia. Setelah makan Darsono pamit meninggalkan teman2nya sebentar untuk nyanyi karaoke, “Minta lagu apa Rek? Dangdut?”
Sambil mendengarkan Darsono nyanyi, teman2nya melanjutkan obrolan mereka.
“Bagaimana anak anakmu Geng?” tanya Wardi ke Sugeng.
Sugeng bercerita :
“Oo, baik2 saja, anak saya kan dua. Yang cewek ikut suaminya jadi Kapolres di Medan. Sedangkan yang cowok sudah jadi boss, pabriknya dua, pabrik sepatu dan pabrik mie. Tapi ya gitu…, saya yang jadi bapaknya saja ndak pernah dibelikan motor sama sekali, eeeh… pas kemarin pacarnya ulang tahun dibelikan BMW 318i gress.”
“Lha kalau anakmu War?” Wardi pun bercerita :
“Anakku dua kerja di Amerika, yang bontot sekarang sudah jadi direktur developer rumah. Tapi agak gendeng juga anak saya yang bonthot ini. Rumah bapaknya sudah doyong dibiarkan aja, tapi waktu kemarin pacarnya ulang tahun di belikan rumah baru.”
“Kalau kabar anakmu bagaimana Jon?”
Sekarang Jono yang cerita :
“Anak saya empat, cowok satu, cewek tiga. Sekarang sudah pada mandiri. Yang paling sukses ya anakku yang cowok. Sekarang jadi pialang saham. Cuman ya agak nggak bener juga. Lha… saya ini nggak pernah di kasih uang sama sekali, tapi kemarin waktu pacarnya ulang tahun di kasih deposito 100 juta.”
Setelah Jono cerita, Darsono selesai karaoke, “Nyeritain apa sih Rek?”.
“Ini lho Dar, pada nyritain anaknya, gimana anakmu Dar?” tanya Jono. Setelah nyalain rokok, Darsono mulai cerita :
“Anakku cuma satu, tapi payah. Aku ingin dia jadi ABRI, eeeh malah jadi bencong. Sudah lima tahun dia buka salon, dari dulu sampek sekarang ya teteeep aja nyalon. Tapi meskipun bencong dia tetep anak ku. Apalagi dasarnya anaknya itu baik, pergaulannya luas dan sayang sama bapaknya.
Setiap dapat rejeki saya pasti diberi. Kemarin pas dia ulang tahun, ada temannya yang ngado BMW 318i gress, rumah baru, dan deposito 100 juta. Dia bilang semua itu buat bapak saja, dia tetep seneng buka salon saja, katanya.
[Sumber: posting di milis beteega84@yahoogroups.com]
Ditulis dalam Kumpulan Cerita | Leave a Comment »
April 8, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Ini kisah nyata. Keluarga adik saya punya VW tua yang masih sangat terpelihara. Entah keluaran tahun berapa, tapi VW tersebut adalah VW stir kiri.

Suatu hari, mereka sekeluarga sedang jalan-jalan. Tiba-tiba polisi meminta untuk berhenti. Lalu langsung berkomentar, “mengapa anak kecil sudah nyopir mobil?” Mana SIM dan STNK nya? Nah, lho! Semua bingung, ko anak kecil yang ditanya, bukan sopirnya!
Rupanya, saking lelahnya bertugas dan saking semangatnya menertibkan lalu lintas, Pak Polisi ini melihat ada anak kecil di posisi kanan depan, dan tidak sadar bahwa mobil yang dihentikannya itu adalah mobil stir kiri. Setelah sadar, Pak Polisi segera minta maaf dan mempersilakan maju kembali.
Ada-ada saja!!!
[Artikel ini saya posting juga di http://kupalima.wordpress.com]
Ditulis dalam Intermezzo | 5 Komentar »
April 8, 2008 oleh Arry Akhmad Arman

Eh, bukan sedang kampanye, ya?
Ditulis dalam Foto | 1 Komentar »
April 7, 2008 oleh Arry Akhmad Arman


Hab, coba berikan penjelasan tentang foto ini!!!
Ditulis dalam Foto | 26 Komentar »