Masih ingat, siapa saja mereka?
Maret 13, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Ditulis dalam Catatan Harian SMA, Foto Jadul | Bertanda guru, sma 3 bandung, sman 3 bandung | & Komentar
18 Tanggapan
Tinggalkan Balasan
Jelajah Duniaa
-
Artikel Terbaru
-
Komentar Terbaru
Christie n Tere di Perpustakaan SMAN 3 Bandu… yummy di Nday sakit! yummy di Perpustakaan SMAN 3 Bandu… yummy di Karaoke Setahun yang Lalu, Sep… yummy di Ocean Park: Siapa bilang perut… Inong di Karaoke Setahun yang Lalu, Sep… Ella di Ancol, 14-15 Juli 2005 dewiks di Karaoke Setahun yang Lalu, Sep… Arry Akhmad Arman di Ancol, 14-15 Juli 2005 Arry Akhmad Arman di Ancol, 14-15 Juli 2005
Arman’s BLOGArsip
- Oktober 2008 (5)
- April 2008 (6)
- Maret 2008 (23)
- Juli 2004 (1)
- Juni 2004 (3)
- Februari 1982 (2)
- Januari 1982 (1)
-
Top Clicks
-
Blog Stats
- 5,919 hits

Beres A, nanti kalau sowan ke rumah mertua akan saya tanyakan keberadaan bapak-bapak guru tsb. Insya Allah.
Sementara itu, dapat saya kabarkan di sini bahwa bapak mertua saya, pak H. Soejono (usia 78 th), hingga saat ini kondisi kesehatan beliau baik sekali. Beberapa waktu lalu sempat sakit (pembengkakan kelenjar prostat; tidak bisa dioperasi mengingat kondisi jantungnya), tapi alhamdulillah sekarang sudah pulih. Berkat rajin berolahraga selagi muda usia, kondisi kesehatan bapak relatif prima dibandingkan usianya.
dari kiri ke kanan : Pak Makmun (gr Bhs Ind), Pak Prawoto (gr. Sjrh), Pak Ratim (gr. Fisika) & Pak Sholeh (gr. Eko & Kop).
Dari Kanan ke Kiri : Pak Sholeh (gr. Ekop), Pak Ratim (gr. Fisika), Pak Prawoto (gr. Sjrh), & Pak Makmun (gr Bhs Ind).
Insya4JJI nggak meleset.
Ti handap ka luhur? Ti luhur ka handap?
Hab, hebat euy… masih ingat sama bapak-bapak guru kita. Menurut saya yang hebat daya ingatnya sama berbagai memori sman 3 adalah Hab dan Udutz. Sampai hal-hal detail pun masih ingat. Salut!
Hanjakal sekarang Hab sudah tidak ingat sama saya. Hiks…hiks…hiks… padahal beberapa waktu lalu Hab masih ingat sama saya, suka kirim-kirim salam, sekarang mah boro-boro. Ah… begitu cepat kenangan manis itu berlalu
Ingat…euceu……Ingat….!
atuh tidak mungkin hab lupa sama euceu !
apalagi hab pernah diajarin pel fisika (yang ada flux & candela) sama eceu di rumah Santi kecil sambil nonton yang pdkt (hi…hi….sekarang mah sudah dkt skl)
Hab, bisa diperjelas ceritanya ????
Waah… lega rasanya ternyata Hab masih ingat sama saya
Tapi kok gak pernah nyapa-nyapa, kirim-kirim salam kek, kirim-kirim lagu kek…
Tuh…kan Hab sampai masih ingat materi pelajaran yang pernah dibahas di suatu sore di rumah Santi kecil! Sampai ingat sama kejadian pendampingnya juga. (atau ingat soteh pedah rada kasuat-suat sama yang pdkt?)
apa memang itu 17 Agustus ? kok pak Ratim pake baju daerah ? apa bukan hari kartini ? he3x…
he…3x, salah ya? kalo lihat yang berdiri berjejer di depan, langsung teringat upacara, kalo ingat upacara yang paling teringat 17 agustus, he-he-he….. udah mulai pikun nih.
hihi punten nyasar ke sini
saya lulus 90
wah, hanya inget pak prawoto, guru sejarah..
@ayi, sering-sering berkunjung bu, siapa tahu jadi ketularan ‘araraneh kelakuannya’ seperti kami.
hatur nuhun
saya udah imunisasi koq, bilih katepaan akang dan teteh di sini.
@ayi, ok, kalao sudah imunisasi, welcome to our ‘big happy family’. Silakan baca http://beteega.wordpress.com/2004/06/09/we-are-a-big-happy-family/
bu..Ayi…..
ngga nyasar kok….!
kan disini ada kang “Hab Kasarung”. he..he..
(hati2 disini juga ada neng icke “Purbalarang”)
Bener kan? keluarga besar yang hangat dan “araraneh”….
Kalau sudah katepaan bisa-bisa bu Ayi penasaran pingin ikutan gabung dengan reuni-lewat-tengah-malam beteega. Mangga cobian….
makanya kata Aa harus imunisasi dulu biar teu katepaan…
tau ngga yang paling seneng denger beteega sering kumpul lagi siapa coba…. ibu aku di muararajeun… katanya, “bagus atuh, supaya kamu lebih sering ka bandung…”
Wah… bisa jadi senjata untuk memaksa Abey supaya terus ikutan kumpul2 Beteega. Nanti Udutz deh yang telpon ke Ibu T. Maksud, “Bu…, Beteega akan reunian. Bisa mohon bantuan dari Ibu untuk menyampaikan informasi ini kepada nanda tersayang di Pasar Minggu?”